Powered by Blogger.

Recent Posts

Archives

komentar terbaru

About

pengunjung

MyFreeCopyright.com Registered & Protected
SELAMAT DATANG DI WWW.TUTORIALBLOGPEMULAINDONESIA.BLOGSPOT.COM

Monday, 30 June 2014

Tips Dan Trik Memilih Platform Blog

Posted by Mei mei chan On Monday, June 30, 2014 No comments
 TIPS Memilih Platform Software Blog gambarMemilih platform blog harus kita lakukan sebelum mulai ngeblog. Meskipun kita dapat merubah pilihan platform blog kita di kemudian hari (kita dapat meng-import dan meng-export postingan dari platform satu ke platform yg lainnya) biasanya ada “efek samping” dari transfer ini. Bukan hanya masalah biaya, namun kita harus mengubah nama domain blog kita, yg mana akan berdampak pada traffic blog kita. Karena itu sebaiknya pertimbangkan dengan matang sebelum kita memilih platform blog.

2 Jenis Platform Blog

  1. Platform Software Blog Hosting Gratisan (Hosted Blog Platform).
  2. Platform Software Blog Hosting Gratisan adalah platform blog di mana semua data dan “interface” penulisan berada di server perusahaan penyedia software blog.
    Perusahaan ini selain menyediakan software juga menyediakan hosting bagi blog kita di  domain mereka. Setelah kita mendaftar, mereka akan memberikan kita url yg biasanya kombinasi dari domain mereka dan nama blog kita sebagai subdomain. Misalnya : http://goblogmonetize.blogspot.com
    Kita dapat melihat bahwa struktur alamat tsb terdiri dari 2 elemen, nama blog pemilik lalu diikuti nama blogspot.com yang merupakan domain utama yang disediakan oleh penyedia software blog, yaitu blogger.com
    Tipe ini seringkali dipakai oleh blogger pemula yg baru mulai belajar, karena mudah dan murah (bahkan gratis). Yang paling populer adalah Blogger.com, WordPress.com, MSN Spaces, dan TypePad yang juga menyediakan software blog untuk hosting sendiri.
    Keuntungan lain dari tipe platform ini adalah blog kita otomatis terupdate bila software platform melakukan update. Blog kita juga lebih mudah ter ”index” di search engine karena nama domain penyedia platform blog ini sudah berada pada page rank yang lumayan bagus.
  3. Platform Software Blog Hosting Sendiri (Stand Alone / Independent Blog Platform)
  4. Platform software blog hosting sendiri adalah platform blog dimana software blog harus diinstall di hosting kita sendiri dan menggunakan nama domain milik kita sendiri. Beberapa di antaranya adalah WordPress.org, MovableType, PMachine, Greymatter, B2Evolution, TextPattern dan Expression Engine.
Berdasarkan 2 jenis tipe platform software blog diatas, tipe platform blog mana yang paling tepat untuk kita? Dan platform blog mana yang paling baik? Berikut adalah TIPS dalam memilih platform software blog:
  1. Sesuaikan Dengan Maksud dan Tujuan Kita Ngeblog
  2. Yang pertama kita harus pertimbangkan adalah apa maksud dan tujuan kita ngeblog. Bila ingin membuat blog tanpa ada tujuan monetasi maka hosted blog platform WordPress.com sudah cukup. Namun bila kita ingin melakukan monetasi maka hosted blog platform Blogger.com sudah ada fasilitas tersebut. Dan bila kita ingin jadi blogger serius dan ingin membuat blog bisnis tidak hanya sekedar monetasi, maka sebaiknya memilih stand alone platform blog danWordPress.org adalah yang paling baik saat ini.
  3. Pertimbangkan budget yang kita miliki
  4. Tipe Hosted Blog Platform umumnya gratis untuk pemakaian software blog, nama domain dan hosting seperti Blogger.com dan WordPress.com, sedangkan Stand Alone Blog Platform sebagian gratis seperti WordPress.org yang menawarkan platform gratis tapi kita harus mencari dan memakai hosting dan nama domain sendiri sedangkan sebagian menarik bayaran untuk pemakaian software blog seperti MovableType yang mengharuskan kita membayar lisensi platform mereka (tergantung berapa banyak blog yg kita punyai dan juga tipe blog kita apakah komersial – pribadi – pendidikan atau penggunaan non profit) dan juga kita harus membayar nama domain dan hostingan kita sendiri. Jadi bila kita sudah memiliki nama domain sendiri dan hosting sendiri sebaiknya memilih WordPress.org yang gratis.
  5. Kemudahan Instalasi Software, Setup Blog, dan Pemakaian
  6. Untuk tipe hosted blog platform kita tidak perlu melakukan instalasi dan biasanya proses setup blog hanya membutuhkan beberapa menit saja. Hanya mengisi form, memilih beberapa option kemudian menentukan desain template blog anda. Ini ideal bagi kita yg tidak mengerti atau baru belajar blogging. Untuk tipe stand alone kita harus melakukan instalasi di hosting yang kita miliki dan setup blognya membutuhkan waktu lebih lama. Namun sebagian besar hosting mendukung platform blog wordpress.org dengan menyediakan fitur instalasi mudah, dan setup blog yang sama dengan hosted blog platform. Setelah melalui proses setup, mereka biasanya mudah dalam pemakaian. Kita hanya perlu beberapa fitur dasar yg biasanya user friendly. Mem-posting semudah mengisi kotak kosong lalu mempublikasikannya.
  7. Kebebasan melakukan konfigurasi
  8. Menggunakan tipe hosted blog platform berarti harus mematuhi T.O.S yang diberikan oleh penyedia platform blog, selain itu banyak konfigurasi yang tidak bisa dilakukan. Contohnya Blogger.com tidak memiliki fitur utk penggolongan sesuai kategori, WordPress.com memberi pilihan desain template blog terbatas dan tidak memperkenankan perubahan desain yang ada, sedangkan TypePad menyediakan fitur-fitur sesuai level yg kita beli. Bila kita butuh melakukan konfigurasi dengan bebas maka sebaiknya memilih platform blog stand alone.
  9. Perhatikan Tools dan Fitur Yang Ditawarkan
  10. Tools dan fitur yang ditawarkan pada tipe hosted blog platform seringkali tidak cukup untuk membantu kita ngeblog. Sebagai blogger pemula, kita mungkin tidak memerlukan ini – tapi tools ngeblog akan sangat membantu kita dalam hal monetasi, optimasi, dan promosi blog kita. Ojr.org membuat chart yang bagus mengenai perbandingan beberapa platform blog berdasarkan fitur-fitur yang disediakan berupa “Blog software comparison chart“
    Berdasarkan tools dan fitur-fitur yang ditawarkan Toptenreviews, menempatkan  WordPress.org sebagai blog terbaik 2009 dalam “2009 Blog Software Review Product Comparisons“
  11. Lihat Popularitas Platform Software Blog Tersebut
  12. Darren Rowse melakukan polling di blognya untuk melihat platform blog apa yang paling banyak digunakan, dan  WordPress.org berada di urutan pertama.
    blog platforms TIPS Memilih Platform Software Blog gambar
    platform blog paling banyak digunakan
  13. Platform software Blog apa yang digunakan para blogger sukses.
  14. Pingdom melakukan penelitian terhadap 100 blog ngetop untuk mengetahui platform blog apa yang mereka gunakan, dan wordpress.org adalah yang paling banyak digunakan blog ngetop.

    SUMBER:http://www.bloggerpemula.info/tips-memilih-platform-software-blog/

Toko Online – Mengeksplorasi Peluang E-Commerce

Posted by Mei mei chan On Monday, June 30, 2014 1 comment

Beberapa tahun belakangan, satu tren yang paling mencuat di negara Indonesia berkaitan dengan komersialisasi Internet adalah menjamurnya toko online. Kelihatannya e-commerce negara ini sedang bangkit. Tidak peduli apakah Anda seorang mahasiswa/i, ibu rumah tangga, solo entrepreneur, ataupun perusahaan yang sedang melirik sumber pendapatan alternatif yang menggiurkan… toko online menawarkan peluang e-commerce yang tidak tertandingi saat ini.
Jika Anda tergabung dengan 35 juta lebih penduduk Indonesia yang ada dalam Facebook (data 2010), maka tidak pelak lagi tren ini takkan bisa luput dari perhatian. Jumlah toko online di situs jejaring sosial tersebut memenuhi dinding / wall Anda setiap hari. Beberapa rekan saya sempat kesal dengan perubahan yang tiba-tiba terjadi. Apa yang murni interaksi antar teman menjadi ajang promosi yang tiada habisnya.
Nah, bagi yang tertarik untuk memulai atau berekspansi ke dunia maya, tentunya ada daftar panjang pertanyaan yang ada di benak. Bagaimana cara yang tepat untuk memulainya? Adakah pengaruh toko online terhadap pasar dari bisnis tersebut? Apa yang dilakukan para kompetitor? Berapa biaya yang harus dikeluarkan? Tepatnya bagaimana proses seorang pelanggan melakukan pembelian? Apa saja cara pembayaran yang dapat dipakai? Akankah masalah keamanan menjadi momok?
Itu hanya segelintir pertanyaan yang saya terima setiap minggunya. Panduan ini saya tulis untuk menjawab semua pertanyaan di atas, ditambah beberapa tips pribadi dari pengalaman saya menjalankan online shop. Selamat menikmati.

Mengapa Membangun Toko Online?

Mengapa tidak? Hal yang paling mengagumkan tentang Internet adalah pertumbuhannya yang sangat pesat. Walaupun masih banyak orang yang ragu-ragu untuk berbelanja online, mereka yang memutuskan untuk mencoba dan menyukai kepraktisannya bertambah cepat. Ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah toko online yang terlihat baik di situs jejaring sosial maupun di mesin pencari.
Bagi entrepreneur yang memutuskan untuk fokus pada dunia maya, dunia maya memberikan peluang yang tak tertandingi. Sekecil apapun operasi toko online Anda, di Internet bisa jadi sama menariknya dengan toko besar karena eksistensi toko jenis ini sepenuhnya virtual. Sering juga pelanggan lebih menyukai toko kecil karena kedekatan yang dirasakan dengan pemiliknya. Suatu hal yang tidak didapati dari toko online besar.
Dan bagi badan usaha yang telah memiliki toko dan ingin berekspansi online, mereka dapat menjangkau lebih banyak pelanggan… dalam cakupan nasional, bahkan internasional. Yang ragu membeli dapat melihat-lihat katalog produk online–suatu tren yang naik daun karena praktis dan hemat waktu–dan kemudian memutuskan berkunjung ke toko di dunia nyata untuk membeli. Sebenarnya langkah ini bukan merupakan pilihan lagi. Karena jika tidak, kompetitor Anda sedang mempertimbangkan dan melakukannya.

Apa Yang Dibutuhkan Untuk Membuka Online Shop?

Membuka sebuah toko online bukan hanya sekedar menyewa satu tim web developer, menegosiasikan jumlah bayaran, mendiskusikan fitur dan kemudian membiarkan mereka melaksanakan tugasnya. Prosesnya memerlukan perhatian yang besar pada setiap langkahnya.
Dengan alasan tersebut, Anda setidaknya harus memahami bagaimana cara kerjanya secara garis besar. Beberapa bidang yang harus diperhatikan dibagi dalam 3 kategori besar:
  1. Perencanaan. Semua yang perlu diketahui, dipertimbangkan dan diputuskan sebelum memulai projek ini.
  2. Mengembangkan strategi pemasaran. Bagaimana meluncurkan dan mengembangkan toko virtual tersebut, mendatangkan lebih banyak pengunjung dan memelihara hubungan yang baik dengan pelanggan.
  3. Aspek teknis. Tidak perlu mengerti detilnya, tapi bagaimana setiap komponennya bekerja… membentuk suatu toko di dunia maya.
Mari kita bahas setiap area di atas satu per satu.

Tahap Perencanaan Toko Online

Internet adalah media yang paling cepat dan tepat untuk mencari informasi, belajar dari yang lain dan mengelola sumber daya yang dibutuhkan untuk memulai projek seperti ini. Namun ini bukan berarti semuanya dapat dilakukan sambil lalu. Anda membutuhkan suatu rencana yang matang, seperti halnya semua jenis bisnis.
Beberapa pertanyaan yang membutuhkan pertimbangan yang matang didaftarkan di bawah ini satu per satu.
Apa yang akan dijual? Apakah situs web media yang cocok? Lakukan sedikit riset untuk mencari tahu apakah suatu produk dapat dijual online. Dewasa ini, bahkan untuk bisnis yang membutuhkan kehadiran langsung, pelanggan mengharapkan ada situs web yang dapat dikunjungi untuk berbagai informasi. Contohnya Ancol. Pengunjung terbantu dengan berita, promosi, peta dan informasi lainnya. Dan ini tentunya mendorong mereka melakukan kunjungan pada akhir pekan.
Apa yang dilakukan oleh yang lain? Satu hal yang berbeda dengan dunia maya adalah, Anda dapat melakukan riset mengenai kompetitor diam-diam dan tanpa membuang banyak waktu serta usaha. Semuanya dapat dilakukan di rumah. Competitive intelligence ini akan sangat bermanfaat untuk membedakan toko Anda dari bisnis online yang lain.
Proses ini terkadang membutuhkan waktu yang relatif panjang. Misalnya Anda berencana menjual produk kecantikan. Pencarian instan di Google akan membeberkan apa yang sedang dilakukan pemain di ceruk pasar yang sama. Apa yang mereka tawarkan? Paket promosi seperti apa yang bekerja? Memang tidak bisa disimpulkan dengan tingkat akurasi 100 persen, tapi bila Anda memonitor kegiatan situs selama beberapa waktu, akan menjadi jelas dengan sendirinya.
Promosi yang berhasil akan dilakukan berulang-ulang, terutama bila promosi tersebut dilakukan melalui media iklan. Hal-hal lain yang dapat dipetik adalah pemilihan produk, positioning dari produk, struktur harga dan bahkan pertanyaan dan masalah yang sedang dihadapi oleh prospek Anda. Bila mereka memiliki forum di mana komunitas berkumpul dan berdiskusi, ada banyak hal yang dapat dipelajari dari sana.
Semua kegiatan ini membutuhkan waktu, namun manfaatnya akan jauh melebihi investasi waktu yang Anda lakukan. Dari semua pengetahuan yang diperoleh, Anda dapat membedakan bisnis online Anda dari yang lain.
Siapa pelanggan Anda? Apakah mereka dapat dijangkau dengan efektif online? Penetrasi Internet memang lebih kerap terjadi untuk grup usia yang relatif muda, tapi tidak berarti produk-produk yang diperuntukkan untuk dewasa akan sepi pembeli. Hal yang perlu Anda ketahui adalah apakah Anda dapat menjangkau dan menjual kepada grup pelanggan Anda dengan baik? Adakah kanal yang ekonomis atau bahkan gratis? Tentunya ini semua tergantung dari harga produk dan besarnya keuntungan per pelanggan. Semakin besar nilai tersebut, semakin tinggi kemampuan dan bervariasi hal yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan seorang pelanggan.
Bila produk Anda tidak terbatas untuk lokasi tertentu, pemasaran akan jauh lebih mudah. Bisnis yang terikat pada lokasi geografis tertentu harus lebih berhati-hati agar tidak terjadi pemborosan biaya saat melakukan promosi. Misalnya melalui iklan, harus ada cara untuk menjangkau pemirsa tertentu agar pemirsa yang Anda capai tertarget.
Setiap segmen pasar juga unik sehingga pemasaran dan komunikasi harus dilakukan khusus untuk konsumen tersebut. Apakah Anda dapat melakukan interaksi dengan mereka melalui media sosial seperti Facebook?
Sumber daya apa saja yang Anda butuhkan? Menjalankan toko online memerlukan perhatian ekstra. Ada teknologi yang harus diintegrasi. Strategi bisnis dan pemasaran yang harus direncanakan. Operasi sehari-hari serta administrasi yang harus dilaksanakan agar semuanya berjalan lancar dan memiliki potensi untuk berkembang.
Pemilihan teknologi yang tepat untuk situs Anda sangat menentukan. Misalnya bila Anda menjual produk nyata, bukan digital, bagaimana mengintegrasikan antar muka dengan investaris atau stok yang ada? Apakah software yang terpilih mendukung cara pembayaran dan pengiriman yang Anda pilih? Bagaimana desain situs yang baik? Apakah Anda membutuhkan bantuan profesional untuk itu?
Apa yang Anda lakukan untuk melayani pertanyaan prospek? Customer service merupakan salah satu komponen yang tidak dapat diabaikan. Hanya karena Anda menyewa staf tetap untuk menangani bidang ini tidak berarti semua masalah beres. Pelatihan dan komunikasi tetap merupakan hal yang penting karena customer service merupakan citra toko online yang Anda miliki, karena mereka langsung berinteraksi dengan prospek dan pelanggan.
Bagaimana cara mengirim barang ke pelanggan? Ada beberapa pilihan. Jika target Anda pelanggan lokal, melakukan pengiriman sendiri melalui kurir mungkin dapat dipertimbangkan. Beberapa toko online yang saya ketahui melakukannya. Cara ini tidak saya sarankan karena akan menambah beban operasi yang harus ditangani.
Jasa pengiriman seperti TIKI dan JNE menawarkan solusi yang terjangkau. Beberapa jasa lainnya menawarkan harga yang lebih miring, tapi kedua jasa yang disebutkan di atas memiliki fasilitas pelacakan resi yang sangat bermanfaat baik untuk pelanggan maupun bagi pihak toko.
Luasnya dan bervariasinya letak geografis serta infrastruktur transportasi di Indonesia menyebabkan perbedaan yang mencolok untuk biaya pengiriman. Harus diakui untuk barang-barang tertentu, biaya ini saja akan memberatkan sebagian pelanggan. Tapi tidak perlu patah semangat. Penawaran produk yang baik sering akan mendapat sambutan yang hangat dan Anda tidak akan pernah menduga banyak pelanggan yang mau melakukan apa saja, dan membayar berapapun, untuk memiliki produk yang mereka sukai.
Jenis pembayaran apa saja yang dapat diterima? Jawabannya tergantung. Sejauh ini semua toko online yang saya ketahui menerima pembayaran melalui Internet banking, ATM, ataupun setoran langsung. Beberapa toko memutuskan untuk menerima jenis pembayaran dalam bentuk lain seperti PayPal, yaitu layanan pembayaran online melalui email. PayPal berlaku secara internasional dan dapat dikaitkan dengan kartu kredit dan akun bank Anda. Saat ini pemrosesan kartu kredit masih belum merupakan pilihan yang lazim karena berbagai masalah.
Setidaknya milikilah akun BCA dan Bank Mandiri karena kedua bank tersebut merupakan bank yang paling diminati konsumen. Kedua bank tersebut juga menawarkan transaksi online yang sangat nyaman tanpa harus ke ATM atau bank terdekat.

Strategi Pemasaran Toko Online

Ada satu hal yang harus Anda ketahui. Memasarkan produk melalui Facebook kelihatannya mudah. Mendaftar sebuah akun juga gratis. Tapi inilah hal yang kurang diperhatikan oleh para pemilik toko online. Mereka berasumsi karena yang lain melakukannya, itulah cara yang tepat.
Kebijakan Facebook dengan tegas melarang pendaftaran akun selain individu atau pribadi. Jika Anda melakukannya, akun Anda dapat dihapus kapan saja. Melakukan tagging foto-foto produk secara acak dan menambahkan orang-orang ke daftar teman tanpa mengetahui mereka secara pribadi sering berakhir dengan sanksi pemblokiran. Ini semua dapat dihindari bila Anda merencakan strategi pemasaran terlebih dahulu.
Berikut adalah beberapa strategi jangka panjang yang telah terbukti di lapangan:
Mesin pencari (search engines). Kompetisi bisa jadi sengit, tapi setiap produk adalah kesempatan yang berlainan untuk mendapatkan ranking yang baik di hasil pencarian. Dewasa ini, karena besarnya pangsa pasar dan penetrasinya di antara pengguna Internet, Google merupakan satu-satunya mesin pencari yang patut diberikan perhatian lebih bila Anda menargetkan hasil pencarian organik.
Cara yang alami membutuhkan waktu untuk mendapatkan ranking yang Anda inginkan. Alternatifnya, Anda dapat membeli iklan yang akan ditampilkan di bagian sponsor–sebelah atas dan kanan dari hasil pencarian–untuk menjangkau prospek tertentu.
Strategi mesin pencari merupakan salah satu yang paling populer. Mengapa? Karena sebagian besar pemakai Internet menggunakannya untuk mencari segala jenis informasi, termasuk produk-produk yang mereka inginkan. Hasil riset menunjukkan metode ini menempati urutan pertama dalam daftar strategi favorit usaha mikro, kecil, menengah maupun besar.
Pengguna mesin pencari juga terbukti akan membuka dompet untuk membeli produk atau jasa. Walaupun membutuhkan waktu dan usaha, strategi ini paling ramai dilirik pemilik usaha sebab pengunjung yang akan didapatkan sifatnya gratis.
Bila Anda memilih jalur berbayar, Google menawarkan sistem periklanan pay per click, atau bayar per klik. Biaya yang ditimbulkan bisa meledak bila tidak berhati-hati dalam eksekusinya. Strategi ini hanya disarankan untuk mereka yang tahu apa yang mereka lakukan. Biasanya bagi yang sudah berpengalaman dan tahu berapa nilai per pelanggan mereka dapat menggunakan kanal ini secara efektif. Cara ini juga dapat dipakai untuk melakukan eksperimen terhadap suatu produk karena Anda dapat mendatangkan pengunjung dengan cepat.
Email marketing. Jika dilakukan dengan benar, email marketing berpotensi besar. Berlainan dengan strategi yang lain, email dapat menggali dan memperdalam hubungan dengan pelanggan dan membuka komunikasi yang hanya dapat dilakukan secara perlahan-lahan. Seorang marketer tentu telah menyadari pentingnya pendekatan ini. Seorang pelanggan yang memiliki hubungan khusus dengan Anda akan menjadi pelanggan selamanya.
Website selaku media memang bermanfaat, tapi pengunjung yang datang jarang akan kembali kecuali mereka sangat menginginkan apa yang Anda tawarkan. Bahkan jika mereka kembali, tidak ada komunikasi proaktif yang dilakukan melalui situs. Tidak ada kontrol yang mengkonversi seorang prospek menjadi pelanggan.
Publikasi newsletter melalui email, misalnya, dapat membantu seorang prospek memahami tentang keunggulan produk Anda. Proses ini tidak selamanya harus melibatkan pesan pemasaran yang agresif, tapi juga tips dan informasi yang membantu. Cara ini, yang saya namakan content marketing, telah terbukti lebih efektif.
Newsletter saya misalnya, Bisikan Sukses, berisi konten unik dan eksklusif yang tidak dapat Anda temukan di situs ini. Pelanggan mendapat tips, strategi, dan bahkan taktik yang dapat mereka pergunakan untuk memulai dan mengembangkan bisnis online mereka. Banyak dari pembaca kemudian memutuskan mendaftar ke berbagai kelas yang saya tawarkan karena kagum dengan kualitas informasi gratis yang saya berikan.
Pikiran mereka, “Jika yang gratis saja sudah begitu berkualitas, apa yang saya dapatkan jika menghadiri kelas intensif?”
Anda juga dapat mengadopsi strategi ini untuk membedakan bisnis Anda dari kompetitor secara instan… karena kebanyakan usaha tidak memakainya. Mereka masih menggunakan metode pemasaran tradisional, yang seperti yang Anda ketahui, telah berkurang efektifitasnya dari hari ke hari.
Jejaring sosial. Seperti yang dikatakan di atas, Facebook menawarkan peluang yang sangat besar karena ada puluhan juta orang yang aktif menggunakannya. Masalahnya bila Anda tidak ingin sumber pengunjung Anda hilang dalam seketika, pergunakanlah cara yang mematuhi peraturan dan kebijakan Facebook. Setidaknya carilah strategi alternatif yang dapat Anda pergunakan agar bisnis online Anda tidak terancam karena tergantung pada satu sumber pengunjung.
Facebook menawarkan fasilitas Page atau Halaman yang khusus didesain sebagai profil perusahaan, komunitas, dan organisasi. Akun Facebook hanya diperkenankan untuk perorangan. Dengan semakin maraknya penyalahgunaan, penegakan kebijakan akan semakin sering dilakukan… jadi berhati-hatilah.
Beberapa pemula tidak mengerti mengapa Facebook melakukannya. Alasannya sederhana saja. Kelangsungan hidup Facebook sangat tergantung dari kualitas layanan yang diberikan. Bila semua yang terlihat oleh pemakai yang login hanya tawaran produk, cepat atau lambat semuanya akan menjauhi Facebook. Tentunya ini bukan hal yang diinginkan.
Alasan kedua adalah Facebook menawarkan program iklan. Anda dapat mempromosikan dan mencari peminat untuk Page / Halaman Anda melalui iklan. Dengan strategi ini, Facebook mendapatkan penghasilan yang dapat mendukung operasi situs mereka yang mahal. Lagipula, sebagai badan komersil, memang tujuan mereka mencari keuntungan.

Aspek Teknis Online Store

Strategi yang melibatkan Internet tidak dapat menghindari teknologi. Kabar baiknya, seiring dengan perkembangan teknologi, semua hal-hal yang berbau teknis telah mengalami perkembangan yang cukup berarti. Artinya, bahkan seorang awampun dapat belajar menggunakan teknologi tanpa banyak kesulitan.
Beberapa aspek teknis dalam membangun dan mengoperasikan toko online:
Pemilihan hosting dan server. Yang satu ini merupakan topik yang sangat sering dibahas, tapi juga sering disalahartikan. Banyak pemula yang berusaha mencari hosting murah karena bagi mereka semuanya sama saja. Tidak demikian. Hosting murah hanya diperuntukkan untuk situs pribadi yang tidak penting apakah akan mengalami masalah selama berjam-jam dalam sebulan.
Membeli hosting murah untuk situs Anda sama saja dengan membuka toko mewah Anda dengan lapak beralas koran. Tidak ada yang akan menanggapi Anda dengan serius. Jika situs Anda lambat, sering down dan bermasalah, pengunjung akan pergi. Setiap insiden akan memperburuk citra, mengurangi penjualan dan mendatangkan masalah yang pelik.
Hosting yang berkualitas tidak harus mahal. Hanya dengan 10 sampai 20 dolar per bulan Anda dapat membeli hosting untuk usaha kecil dan menengah yang berkualitas.
Software pengelola konten dan shopping cart. Pilihan yang tepat akan menghindari frustrasi yang tiada akhir. Banyaknya pilihan yang tersedia seringkali membingungkan. Dan tergantung kepada suatu software house untuk keputusan penting ini bukanlah hal yang bijak.
Jika Anda belum bisa memutusksan, cobalah pergunakan aplikasi pengelola konten terlebih dahulu. Prosesnya tidak harus sulit dari awal. Ketika saya membangun toko online pertama sekali, semuanya hanya teks dan gambar. Pemesanan dilakukan melalui SMS dan email. Metode ini cepat dan Anda dapat langsung menerima pesanan. Namun untuk jangka panjang, proses ini bukanlah yang paling optimal dan nyaman bagi pelanggan.
Toko online yang efisien terdiri dari shopping cart / troli virtual yang dapat dipergunakan oleh pelanggan secara elektronik. Penerimaan order dan konfirmasi pembayaran dapat dilakukan dengan mudah dan otomatis tanpa campur tangan Anda. Tentu saja, customer support masih diperlukan jika ada pertanyaan tambahan dari prospek sebelum mereka membeli.
Desain situs yang menarik. Bukan saja menarik, tapi usable. Artinya seorang pengunjung harus dapat dengan mudah menggunakannya. Aspek ini sangat mempengaruhi jumlah pengunjung yang tetap tinggal di situs Anda dan kemudian membeli. Templat dan tema desain yang baik tidak dibanjiri dengan puluhan kotak dan gambar. Seorang desainer profesional akan tahu cara membuat layout tampilan yang berfungsi dengan baik, namun selaku pemilik toko Andalah yang menentukan apa yang harus dan tidak perlu ditampilkan.
Bila Anda ingin berhemat, tidak ada salahnya memilih templat yang sudah ada. Mungkin dengan sedikit modifikasi. Perubahan desain dapat dilakukan di kemudian hari setelah Anda mendapat umpan balik langsung ataupun tidak langsung dari pengunjung dan pembeli. Kenyataannya, saya tidak tahu satu toko online pun yang tidak mengalami perubahan desain setelah sepuluh tahun.

Panduan Lengkap Bagi Blogger Pemula

Posted by Mei mei chan On Monday, June 30, 2014 No comments

Bagi sebagian orang, cara membuat blog sudah menjadi keahlian yang lazim dipakai sehari-hari, tapi bagi pemula yang baru ingin memulai… banyak tantangan yang harus dilalui dan pertanyaan yang belum terjawab. Dalam panduan ini, saya telah mengumpulkan beberapa sumber daya penting agar Anda dapat membuat sebuah blog dari nol.

Harus diakui tidak akan mungkin mendiskusikan semuanya, Anda akan menemukan semua yang Anda butuhkan untuk membuat blog. Yang lebih penting lagi, panduan ini akan menuntun Anda agar dapat mencapai tujuan secepat mungkin dan juga mengembangkan blog Anda sehingga bukan hanya menjadi salah satu blog yang aktif sesaat saja. Bahkan, Anda mungkin bisa membuatnya sebagai salah satu sumber pendapatan Anda.
Singkatnya, panduan cara membuat blog ini akan menerangkan bagaimana memilih platform blog yang baik sampai ke topik seperti membuat konten yang baik dan menarik perhatian pemirsa Anda. Tidak peduli apakah Anda ingin membikin blog pribadi ataupun mempersiapkan diri menjadi blogger independen sebagai bisnis rumahan atau sampingan, panduan ini akan membantu.
Beberapa topik yang akan dikupas:
  • Apa itu blog?
  • Mengapa Anda harus membuat blog?
  • Platform blog mana yang terbaik bagi Anda?
  • Cara buat blog gratis yang bagus, keunggulan dan kelemahannya
  • Apakah ada aplikasi yang memungkin Anda nge-blog tanpa online (dari desktop)?
  • Apa topik yang harus saya tulis?
  • Bagaimana Anda dapat menciptakan konten yang menarik?
  • Di mana Anda dapat menemukan gambar gratis atau murah untuk blog Anda?
  • Sumber daya lainnya yang bermanfaat untuk pembelajaran lebih lanjut
Ada banyak informasi yang dapat dicerna di sini. Silakan menikmati apa yang tersedia. Semoga bermanfaat.

Pengertian Blog

Istilah blog menjadi populer akhir-akhir ini dan Anda mungkin punya ide apa yang dimaksud dengan blog tapi jika ditanya, semua orang pasti akan memiliki pendapat yang berbeda. Namun usaha untuk mengerti tentang blog itu penting, terutama bila Anda ingin menjadikannya sebagai suatu bisnis.
Kata blog sebenarnya berasal dari gabungan dua kata yaitu, web dan log. Dengan kata lain, blog adalah kumpulan atau catatan pikiran, ide, foto, video, tautan dan apa saja tentang Anda. Secara teknis, kumpulan konten ini diurutkan secara kronologis terbalik. Yang terbaru di atas dan seterusnya ke bawah dan halaman berikutnya. Kumpulan tulisan singkat dapat saja dikatakan sebagai blog.
Ada yang mengkategorikan lebih jauh menurut ciri-cirinya, yaitu memiliki judul, batang tubuh, komentar, tanggal serta waktu penulisan dan penerbitannya. Tapi ciri-ciri seperti ini semakin kabur seiring berjalannya waktu. Misalnya, salah satu perangkat lunak pembuat blog yang terkenal, WordPress, telah dikembangkan sedemikian rupa sehingga berubah fungsi. Sekarang ini, selain dipergunakan sebagai blog, WordPress juga dapat dijadikan alat bantu manajemen konten situs.
Dari situs iklan baris sampai jejaring sosial, semua dapat dibangun menggunakan WordPress dan plugin-nya, yang mana merupakan cara memperluas dan menambah fasilitas pada kerangka dasar yang ada. Dengan kata lain, blog dapat dibuat sesederhana atau sekompleks mungkin dengan berbagai fitur tergantung apa yang diinginkan oleh pembuatnya.

Mengapa Anda harus membuat blog?

Tidak ada alasan yang pasti mengapa seseorang membuat blog. Semuanya tergantung motivasi individu yang bersangkutan. Tapi ada beberapa tujuan dan alasan yang mungkin tidak terpikirkan ketika ingin membuat blog, yang dapat menambah wawasan dan perspektif ke mana blog yang Anda bangun akan digiring nantinya.
Beberapa orang membuat blog sekedar hobi. Memang inilah tujuan awalnya ketika perangkat lunak blog pertama dikembangkan. Mereka ingin cara yang mudah untuk mengarsip catatan pribadi dan juga berbagi dengan yang lainnya apa yang mereka tulis. Blog saat ini dapat dipergunakan sebagai album foto, berbagi pengalaman tentang apa yang Anda pelajari sehari-hari, maupun sebagi cara untuk berkomunikasi dengan teman dekat atau sanak keluarga.
Secara profesional dan dari segi bisnis, blog dapat digali lebih jauh agar menawarkan keuntungan berikut ini bagi Anda:
  • Mendemonstrasikan keahlian dan membangun komunitas. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mendemonstrasikan keahlian Anda selain menulisnya. Orang yang menemukan tulisan Anda akan menyimpulkan sendiri apakah Anda cukup berpengetahuan tentang suatu topik. Tidak perlu menyombongkan diri dan dikira membuat klaim palsu. Blog juga dapat dipergunakan untuk mengumpulkan pemirsa dan membangun komunitas seputar suatu bidang.
  • Sebagai curriculum vitae (CV) atau resume. CV atau resume tradisional sudah kedaluarsa. Setiap orang dapat menulis resume terbaik dengan daftar keahlian yang panjangnya berkilometer. Tapi dewasa ini yang dibutuhkan perusahaan adalah bukti Anda benar-benar menguasai bidang tersebut. Dengan memiliki blog dan menciptakan konten yang bermutu seputar topik yang Anda kuasai, Anda memiliki alat pendukung kuat bagi resume Anda.
  • Sebagai sumber pendapatan penuh atau sampingan. Ada banyak peluang terduga maupun tak terduga yang dapat dikembangkan dari sebuah blog. Dengan pemirsa yang tetap dan tertarget, Anda bisa saja bekerjasama dengan jejaring periklanan untuk menampilkan iklan. Model bisnis ini cukup terkenal karena Anda hanya fokus pada pembuatan konten dan komunitas. Banyak blogger yang juga berhasil mendapatkan kontrak penulisan buku, menjadi pembicara di seminar, konsultasi dan beberapa pendapatan lainnya.
Untuk badan usaha mikro, kecil maupun menengah, memiliki sebuah blog akan lebih menguntungkan lagi. Anda dapat mempublikasikan berita terbaru, promosi, acara maupun kontes bagi prospek dan pelanggan Anda tanpa perlu mengeluarkan dana yang besar. Dengan komunitas yang solid, komunitas Anda akan menjadi supporter dan promotor bagi bisnis Anda. Mereka akan memberitahukan orang lain tentang produk baru, tentang promosi Anda, apa saja. Hal-hal tersebut harus diakui bahkan tidak dapat dibeli dengan iklan.
Jadi apapun tujuan Anda, apakah ingin membuat sebuah blog hanya untuk alasan pribadi ataupun berkomunikasi dengan prospek dan pelanggan serta menciptakan kehadiran yang lebih nyata di dunia maya, sebuah blog dapat membantu Anda.

Platform Blog Mana Yang Terbaik Bagi Anda?

Jawabannya sederhana saja. WordPress atau Blogger. Bila Anda ingin membuat blog gratis maka pilihannya di antara Blogger. Untuk blog yang dibangun pada hosting Anda sendiri, maka satu yang paling populer adalah WordPress.org. Kebetulan pula kedua platform tersebut merupakan yang termudah dengan tutorial blog yang memadai.
WordPress.com menggunakan perangkat lunak dari WordPress.org untuk memberikan jasa hosting kepada pemakai Internet. Tentunya ada opsi-opsi yang harus Anda beli bila ingin menambah fitur. Dengan menginstal WordPress.org di hosting Anda sendiri, Anda dapat menyesuaikan fitur sesuai keinginan Anda selama hosting Anda mengizinkannya.
Sebenarnya ada banyak platform blog lainnya tapi WordPress dan Blogger telah menjadi begitu populer… dan pada dasarnya dapat dibentuk menjadi apapun yang Anda inginkan sehingga tidak ada alasan lain memilih yang lain. Bila Anda menemukan masalah atau ingin suatu fitur tambahan, dengan memilih platform yang populer, ada banyak kemungkinan orang lain telah menyelesaikan problema atau mengembangkan fitur tersebut.
Sebagai catatan, berikut ini adalah pangsa pasar platform blog menurut data 2010:
Pangsa Pasar Platform Blog
Menurut rist pingdom di tahun 2009, 32 blog top 100 di dunia menggunakan WordPress.org ataupun WordPress.com. Kayak promosi yah, tapi beginilah kenyataan di lapangan sekarang ini. Silakan simak grafik kue berikut:
Platform Blog Top 100
Jadi, yang mana yang terbaik untuk Anda? Jawabannya tergantung dari pribadi masing-masing. Tapi ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Platform blog itu sendiri terdiri dari dua bagian besar:
  1. Jasa platform blog. Platform ini adalah sebuah jasa, bisa saja berbayar maupun gratis. Dua platform gratis yang populer telah disebutkan di atas, Blogger.com dan WordPress.com. Tipe blog ini sesuai untuk pemula yang ingin bereksperimen karena domain yang Anda miliki berada di kawasan platform yang bersangkutan (namaanda.blogspot.com atau namaanda.wordpress.com, bukan hanya namaanda.com). Untuk profesional dan bisnis, ini merupakan suatu hal yang patut dipertimbangkan. Kelemahannya adalah, dengan jasa platform Anda tidak memiliki blog Anda secara nyata. Akun Anda bisa saja lenyap kapan saja karena melanggar aturan. Belum lagi blog dengan sub-domain kelihatan kurang profesional. Anda tidak harus percaya, tapi Seth Godin, marketer internasional ternama mengatakan ini sendiri di problogger.net: “Maybe, if I had to pick something, it would be directing to a domain I own (sethgodin.com) instead of sethgodin.typepad.com.”
  2. Platform blog independen. Pilihan platform ini memberikan lebih banyak kontrol dari segi presentasi, modifikasi dan fungsionalitas. Jika Anda ingin mengembangkan blog untuk mendukung karir profesional atau bisnis Anda, saran saya adalah memakai platform ini. Memang butuh sedikit biaya tapi ini bermanfaat sebagai strategi jangka panjang.

Aplikasi Blogging Untuk Desktop

Bagi kebanyakan blogger Indonesia, koneksi Internet 24 jam masih merupakan tantangan karena berbagai alasan, termasuk infrastruktur yang kurang baik dan dana. Akan sangat membantu jika ada aplikasi yang dapat membantu seorang blogger agar dapat menulis tanpa harus online terlebih dahulu. Kabar baiknya, aplikasi seperti itu memang tersedia.
Alat bantu ini fungsinya sederhana. Anda membuat tulisan dengan segala format sesuai dengan keinginan Anda, menyisipkan gambar, bahkan video, dan melakukan pratinjau tulisan. Software ini juga mengijinkan Anda menyimpan tulisan pada hard disk komputer. Dan ketika siap mempublikasikannya, tinggal menyambungkan koneksi dan mempublikasikannya.
Beberapa aplikasi populer yang masuk dalam kategori ini adalah:
  • Windows Live Writer. Sesuai namanya, software ini bekerja untuk Windows dan kompatibel untuk platform Blogger maupun WordPress.
  • Ecto Ini adalah software pilihan untuk yang bekerja menggunakan Apple Mac. Perangkat lunak ini berbayar namun harganya cukup terjangkau, $19.95. Dengan aplikasi ini Anda dapat melakukan fungsi-fungsi dasar dan juga banyak fitur lanjutan lainnya seperti mengkonversi gambar dan menciptakan miniatur.
  • ScribeFire. Aplikasi ini unik karena kompatibel di segala platform. Ini mungkin karena ScribFire sebenarnya merupakan add-on atau ekstensi yang bekerja di atas peramban web Mozilla Firefox. Jika Anda sering menulis blog sambil mengutip dari berbagai sumber maka aplikasi ini sangat membantu.

Apa Topik Yang Harus Saya Tulis?

Sebenarnya ini bukan pertanyaan teknis, namun cukup sering ditanyakan sehingga saya memutuskan untuk memasukkan satu bagian singkat dalam panduan ini.
Pertanyaan tentang topik yang ditulis dapat terjawab dengan segera begitu Anda menemukan ceruk pasar Anda dan peran Anda di dalamnya. Jika Anda memulai suatu blog hanya untuk alasan pribadi maka konten yang Anda buat tentunya terserah Anda, tapi bila blog yang bersangkutan terkait dengan bisnis maka ceruk pasar menjadi faktor yang sangat menentukan.
Memang tidak ada salahnya menulis apa saja yang terlintas di benak Anda atau topik apa pun yang Anda sukai, tapi untuk membangun komunitas melalui blog… ceruk pasar yang Anda pilih harus jelas dan terarah. Pemirsa jarang ingin menghabiskan waktu untuk blog yang tidak jelas topik dan tujuannya, kecuali bila mereka membaca hanya untuk sebagai hiburan.
Saran saya, bila Anda benar-benar tidak tahu di mana harus memulai, konsultasikan dengan Google. Cari tahu apa yang ditulis sesama blogger tentang topik yang Anda pilih. Berlangganan RSS dan mengikutinya selama beberapa waktu akan membuka wawasan Anda mengenai apa yang dapat Anda tulis. Saya yakin setelah terjun ke dalamnya dan menguasai suatu bidang, hal-hal yang dapat Anda tulis sesungguhnya tidak terbatas.
Misalnya, jika menemukan topik yang menarik di blog lain dan Anda memiliki perspektif yang lain, atau pendapat yang berbeda, tidak ada salahnya memulai percakapan dari blog Anda dan memberikan tautan ke sumber. Dengan cara ini saya telah menjalin hubungan dengan banyak blogger ternama. Anda pun dapat melakukannya. Cara ini jauh lebih efektif sebagai pembuka percakapan dibanding email tak diundang. Blogger profesional seringkali memonitor apa yang dikatakan oleh rekan sesama blogger dan tautan yang masuk ke dalam blog mereka.
Anda juga dapat menjawab pertanyaan yang ditemukan di forum-forum. Mungkin jawaban Anda di forum terkesan ringkas tapi setelah melalui proses pemikiran yang cukup lama, pasti ada tambahan. Tidak ada salahnya menuliskannya agar ada arsipnya sehingga dapat ditemukan oleh orang lain.
Akan ada kesulitan ketika pertama kali menulis, tapi yakinlah selanjutnya selalu akan lebih mudah. Sampai suatu saat ide untuk topik akan lebih cepat berdatangan dan Anda tidak akan memiliki waktu yang cukup untuk menulis semuanya. Saat ini, mudah bagi saya untuk mendapatkan ide, tapi memilih ide yang tepat untuk ditulis sama sulitnya. Tantangan blogger di semua tingkatan selalu ada. Tinggal bagaimana Anda menyikapinya dan belajar darinya.

Bagaimana Anda Dapat Menciptakan Konten Yang Menarik?

Pada tahap ini, Anda telah memiliki blog dan menata komputer Anda sehingga dapat menulis kapan saja tanpa harus terkoneksi ke Internet. Anda juga sudah tahu apa yang harus ditulis pertama kali. Nah, sekarang pertanyaannya bagaimana Anda dapat menciptakan konten yang menarik sehingga dibaca orang terus menerus?
Menurut hemat saya, konten yang menarik bukanlah konten yang menurut Anda bagus. Semuanya harus dipikirkan dari perspektif seorang pembaca. Akan sangat membantu jika Anda memikirkannya sebagai aliran proses. Tentunya ini tergantung bagaimana pembaca Anda menemukan blog Anda.
Katakanlah semuanya bermula dari mesin pencari. Untuk dapat ditemukan di sana, Anda harus menggunakan keyword atau kata kunci yang dipakai oleh para pemirsa. Artinya Anda perlu melakukan riset kata kunci yang tepat untuk dipakai di tulisan blog Anda. Proses ini, termasuk cara optimasi blog agar ditemukan di mesin pencari merupakan satu bidangnya sendiri yang dinamakan SEO atau Search Engine Optimization.
Nah, saat menemukan tulisan Anda di mesin pencari… apa yang membuat seorang calon pembaca mengeklik halaman situs Anda? Sebuah judul yang menarik. Ya, judul tulisan Anda tidak boleh membosankan. Walaupun tulisan Anda mengenai topik yang sangat biasa, harus disuntikkan nyawa ke dalamnya agar hidup. Seni dan pengetahuan ini dinamakan copywriting.
Setelah seorang pengunjung datang ke blog Anda, mereka akan mulai membaca. Kalimat pertama dan paragraf pendahulan haruslah menarik agar pembaca memutuskan untuk menelusuri keseluruhan konten. Di Internet, orang seringkali bergerak sangat cepat. Mereka dengan cepat bergerak dari atas peramban web ke bawah dan hanya berhenti jika benar-benar menemukan hal yang menarik.
Dengan kata lain, Anda punya waktu yang sangat sedikit untuk menarik perhatian mereka. Dan bila konten Anda kuat dan berhasil menghibur atau membuat mereka berdecak kagum, mungkin mereka akan berlangganan RSS blog Anda. RSS itu pada dasarnya format berkas yang berisi konten blog Anda, yang dapat dibaca dari pembaca RSS. Seorang pelanggan tidak harus mengunjungi blog Anda untuk mengetahui apakah ada tulisan baru. Pembaca RSS akan memberitahu kepada mereka.
Aliran proses itu dapat dijadikan panduan untuk menarik pemirsa. Penting diingat bahwa jika salah satu titik yang dijelaskan di atas lemah, pembaca mungkin saja memutuskan untuk berhenti dan tidak pernah kembali lagi. Dan aliran proses ini hanyalah suatu proses.
Merupakan bidang yang lain pula bila Anda ingin menulis dengan gaya yang menarik. Beberapa orang memiliki talenta untuk yang satu ini sedangkan yang lain harus berimprovisasi sedikit demi sedikit. Harus diakui saya termasuk yang belakangan.
Oh ya, satu lagi. Format tulisan pun bisa menentukan apakah konten Anda menarik atau tidak. Ingat bahwa pemirsa bergerak cepat. Jika konten Anda hanya kumpulan tulisan dengan paragraf panjang, tanpa format apa-apa, dalam satu halaman web, pembaca akan patah semangat dan mencari sumber daya lain. Mereka tidak punya banyak waktu kecuali Anda telah berhasil meyakinkan mereka tentang kualitas dan daya tarik tulisan tersebut.
Salah satu cara yang suka saya pakai adalah dengan membagi-bagi tulisan menjadi beberapa bagian. Metode lain adalah dengan menulis dalam format yang mudah dicerna. Misalnya, 3 langkah membuat blog gratis. Setiap langkah akan merupakan sub-bagian dari artikel sehingga tidak terlihat sebagi suatu blok konten yang membosankan.

Di Mana Anda Dapat Menemukan Gambar Gratis atau Murah Uuntuk Blog Anda?

Orang bilang satu gambar bisa mengkomunikasikan seribu kata. Peran gambar bukan saja sebagai pendukung tulisan tapi juga sebagai jeda dalam suatu tulisan blog yang panjang. Tapi banyak yang bertanya-tanya di mana mereka dapat mencari gambar gratis atau murah untuk dipakai di blog.
Banyak blogger lokal yang menggunakan gambar yang mereka temukan dari mana saja, termasuk Google Image, tanpa berpikir panjang. Pendekatan ini harus dilakukan dengan hati-hati sebab gambar dan foto bisa jadi merupakan karya yang ada hak ciptanya. Kecuali Anda punya izin khusus dari pemiliknya, sebaiknya jauhi gambar yang tidak jelas sumbernya.
Untungnya, banyak pemilik gambar dan foto yang berbaik hati mengizinkan pemakaian foto mereka. Flickr contohnya adalah situs gambar dan foto yang sangat populer. Di sana Anda dapat mencari foto-foto yang dapat dipakai dengan gratis. Banyak gambar menarik yang untuk memakainya tidak perlu membayar royalti, hanya saja Anda harus memasang taut kembali kepada sumber.
Jika Anda tidak keberatan membayar, iStockPhoto.com menawarkan jutaan foto berkualitas tinggi. Harga dimulai dari kira-kira USD 1 per foto ukuran kecil, cocok dipergunakan untuk blog.

Sumber Daya Lainnya Yang Bermanfaat Untuk Pembelajaran Lebih Lanjut

Saya telah memberikan lebih banyak informasi yang Anda butuhkan untuk memulai sebuah blog. Namun untuk mengembangkannya: menarik pengunjung, membuat mereka tetap tertarik, mengembangkan komunitas, dan menjadikannya sumber pendapatan merupakan topik yang lain pula.
Tidak perlu putus asa. Semua topik di atas tidak perlu dipelajari dalam seminggu. Anda dapat melakukannya secara perlahan sambil menambahkan lebih banyak konten ke blog Anda.
/
SUMBER:
http://bejana.com/artikel/cara-membuat-blog

Sunday, 29 June 2014

Threaded Comment Untuk Komentar Blogger

Posted by Mei mei chan On Sunday, June 29, 2014 No comments
threaded_comments_misah.blogspot . Beberapa blogger ada yang menanyakan tentang hal ini, pada saat melihat bentuk kotak komentar yang ada di blog miscah. Katanya bagus, terima kasih tapi tutorial ini juga saya dapat dari blog lain yaitu dari blog Artistutorial, untuk itu buat blogger yang penasaran langsung aja menuju ke blog tersebut, disini.


Atau jika malas baca dalam bahasa inggris, saya akan berikan dalam versi indonesianya saja. Langsung saja silahkan sobat login terlebih dahulu ke Blogger, sebelumnya siapkan kopi dan rokok biar tambah asik ngeblognya. Laughing
  1. Masuk ke Rancangan
  2. Klik tab Edit HTML
  3. Jangan lupa backup template terlebih dahulu.
  4. Klik Expand Template Widget
  5. Kemudian copy kode berikut sebelum ]]></b:skin>
    #comments h4 {font-size: 18px;font-weight: normal;margin: 20px 0}
    .cm_wrap {clear: both;margin-bottom: 10px;float: right;width: 100%}
    .cm_head {margin: 0;width:60px;float: left}
    .cm_avatar {margin: 0;vertical-align: middle;outline: 1px solid #fff;border: 1px solid #ddd;padding: 3px;background-image:  url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyemOwrcbR3trkyUMgqw_H27Zf7Wruqparbp5AeywxXhXvxLFn8Chgq5qCxTG2rfx72TXazj9qzGA3Qv1RF4wI1FvlZKQNFSfsllck1J_RtFphYNqKBIMC2skRTOsgNDR4n6I6wtLNTaY/s1600/author_comment.jpg);background-position:center;background-repeat:no-repeat;width: 35px;height: 35px}
    .cm_avatar_a {margin: 0;vertical-align: middle;border: 1px solid #ddd;padding: 3px;
    background:#c6e5f7;background-position:center;background-repeat:no-repeat;width: 35px;height: 35px}
    .cm_reply {padding-top: 5px}
    .cm_reply a {display: inline-block;margin: 0;padding: 1px 6px;border: 1px solid #C4C4C4;border-top-color: #E4E4E4;border-left-color: #E4E4E4;color: #424242 !important;text-align: center;text-shadow: 0 -1px 0 white;text-decoration: none;
    -webkit-border-radius: 2px;-moz-border-radius: 2px;border-radius: 2px;background: #EDEDED;background: -webkit-gradient( linear, left top, left bottom, color-stop(.2, white), color-stop(1, #E5E5E5) );background: -moz-linear-gradient( center top, white 20%, #E5E5E5 100% );font: 11px/18px sans-serif}
    .cm_reply a:hover {text-decoration: none !important;;background: #ccc;;background: -webkit-gradient(linear,left top,left bottom,color-stop(.2, #eeeeee),color-stop(1, #cccccc));;background: -moz-linear-gradient(center top,#eeeeee 20%,#cccccc 100%);;
    }
    .cm_entry {padding: 16px;background: #FCFCFC;outline: 1px solid #fff;border: 1px solid #ddd;overflow: hidden}
    .cm_entry_a {padding: 16px;background: #FCFCFC;outline: 1px solid #fff;border: 1px solid #ddd;overflow: hidden}
    .cm_arrow {display: block;width: 9px;height: 18px;background: url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiV_IUO7Jyeg8RLZABnYcAiYXzY2l3mjJwmqdPH9GBt0CRUaNnvkq6xiQeSq8d7OUTTNlQo1zuvek4VoTqsMLM9FflrnbRiLPm64Fj3ES5RwmsbSYB1Ohi1lJ1gPcQWyo9r8mXmV1RuGeo/s1600/comment-arrow.gif) no-repeat;position: absolute;margin-left: -25px}
    .cm_info {margin-bottom: 5px;border: thin solid #E6E6E6;background-color: #F4F4F4;padding: 5px}
    .cm_info_a {margin-bottom: 5px;border: thin solid #E6E6E6;background-color: #dff0fa;
    padding: 5px}
    .cm_name {font-size: 13px;color: #666666 !important;text-decoration:none;font-weight: bold;float: left}
    .cm_name_a {font-size: 13px;color: #666666 !important;text-decoration:none;font-weight: 250;float: left}
    .cm_date {font-size: 10px;color: #999;text-decoration:none;float: right}
    .cm_date_a {font-size: 10px;color: #2D5E7B;text-decoration:none;float: right;
    padding-top:5px}
    .cm_entry p {padding: 5px;line-height:1.4em;clear: both;border: thin solid #E6E6E6;background-color: #F4F4F4;font-size: 13px;color: #333;word-wrap:break-word}
    .cm_entry_a p {padding: 5px;clear: both;border: thin solid #E6E6E6;background-color:  #dff0fa;font-size: 13px;color: #333;word-wrap:break-word}
    .cm_pagenavi {font-size: 10px;text-transform: uppercase;color: #666;text-shadow: 1px 1px white;font-weight: bold}
    .cm_pagenavi a {color: #666;text-decoration: none;padding:10px}
    .cm_pagenavi a:hover {text-decoration: underline}
    .cm_pagenavi span {color: #888;background: white;padding: 4px;border: 1px solid #E0E0E0}
    .owner-Body p{margin-bottom: 5px;border: thin solid #E6E6E6;background:#EFF5FB;padding: 5px}
  6. Letakkan kode berikut sebelum </body> :
    &lt;script type="text/javascript"&gt;&lt;!--
    var _0x7bf4=["\x32\x20\x78\x3D\x31\x72\x2E\x31\x6E\x2E\x4A\x3B\x32\x20\x46\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x6D\x27\x29\x3B\x32\x20\x6D\x3D\x46\x2E\x75\x3B\x32\x20\x70\x3D\x5B\x5D\x3B\x32\x20\x37\x3D\x5B\x5D\x3B\x32\x20\x64\x3D\x5B\x5D\x3B\x32\x20\x6E\x3D\x30\x3B\x32\x20\x49\x3D\x27\x27\x3B\x32\x20\x4B\x3D\x27\x27\x3B\x32\x20\x45\x3D\x27\x27\x3B\x32\x20\x69\x3D\x30\x3B\x32\x20\x6A\x3D\x30\x3B\x32\x20\x6B\x3D\x30\x3B\x32\x20\x68\x3D\x30\x3B\x32\x20\x62\x3D\x27\x27\x3B\x32\x20\x42\x3D\x22\x22\x3B\x32\x20\x71\x3D\x22\x22\x3B\x31\x73\x20\x31\x31\x28\x29\x7B\x32\x20\x56\x3D\x2D\x31\x3B\x38\x28\x5A\x2E\x31\x79\x3D\x3D\x27\x31\x7A\x20\x31\x76\x20\x31\x75\x27\x29\x7B\x32\x20\x31\x65\x3D\x5A\x2E\x31\x77\x3B\x32\x20\x31\x30\x3D\x31\x78\x20\x31\x32\x28\x22\x31\x74\x20\x28\x5B\x30\x2D\x39\x5D\x7B\x31\x2C\x7D\x5B\x5C\x2E\x30\x2D\x39\x5D\x7B\x30\x2C\x7D\x29\x22\x29\x3B\x38\x28\x31\x30\x2E\x31\x41\x28\x31\x65\x29\x21\x3D\x31\x70\x29\x56\x3D\x31\x71\x28\x31\x32\x2E\x24\x31\x29\x7D\x31\x6F\x20\x56\x7D\x32\x20\x57\x3D\x31\x31\x28\x29\x3B\x38\x28\x57\x3D\x3D\x2D\x31\x7C\x7C\x57\x3E\x3D\x39\x29\x7B\x31\x34\x28\x6D\x2E\x66\x28\x27\x4C\x3D\x22\x63\x27\x29\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x69\x3D\x6D\x2E\x66\x28\x27\x4C\x3D\x22\x63\x27\x29\x3B\x6D\x3D\x6D\x2E\x65\x28\x69\x2B\x34\x29\x3B\x69\x3D\x6D\x2E\x66\x28\x27\x22\x27\x29\x3B\x70\x5B\x6E\x5D\x3D\x6D\x2E\x65\x28\x30\x2C\x69\x29\x3B\x6D\x3D\x6D\x2E\x65\x28\x69\x29\x3B\x37\x5B\x6E\x5D\x3D\x77\x2E\x79\x28\x70\x5B\x6E\x5D\x29\x2E\x75\x3B\x64\x5B\x6E\x5D\x3D\x30\x3B\x6E\x2B\x2B\x7D\x76\x28\x69\x3D\x30\x3B\x69\x3C\x6E\x2D\x31\x3B\x69\x2B\x2B\x29\x7B\x76\x28\x6A\x3D\x69\x2B\x31\x3B\x6A\x3C\x6E\x3B\x6A\x2B\x2B\x29\x7B\x38\x28\x37\x5B\x6A\x5D\x2E\x66\x28\x70\x5B\x69\x5D\x29\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x49\x3D\x70\x5B\x6A\x5D\x3B\x4B\x3D\x37\x5B\x6A\x5D\x3B\x64\x5B\x6A\x5D\x3D\x64\x5B\x69\x5D\x2B\x31\x3B\x45\x3D\x64\x5B\x6A\x5D\x3B\x76\x28\x68\x3D\x69\x2B\x31\x3B\x68\x3C\x6A\x3B\x68\x2B\x2B\x29\x7B\x38\x28\x64\x5B\x68\x5D\x3C\x45\x29\x7B\x31\x37\x7D\x7D\x76\x28\x6B\x3D\x6A\x3B\x6B\x3E\x68\x3B\x6B\x3D\x6B\x2D\x31\x29\x7B\x70\x5B\x6B\x5D\x3D\x70\x5B\x6B\x2D\x31\x5D\x3B\x37\x5B\x6B\x5D\x3D\x37\x5B\x6B\x2D\x31\x5D\x3B\x64\x5B\x6B\x5D\x3D\x64\x5B\x6B\x2D\x31\x5D\x7D\x70\x5B\x68\x5D\x3D\x49\x3B\x37\x5B\x68\x5D\x3D\x4B\x3B\x64\x5B\x68\x5D\x3D\x45\x7D\x7D\x7D\x76\x28\x69\x3D\x30\x3B\x69\x3C\x6E\x3B\x69\x2B\x2B\x29\x7B\x6A\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x66\x28\x27\x40\x3C\x61\x20\x4A\x3D\x22\x23\x63\x27\x29\x3B\x38\x28\x6A\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x42\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x30\x2C\x6A\x29\x3B\x71\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x6A\x2B\x31\x29\x3B\x6A\x3D\x71\x2E\x66\x28\x27\x3C\x2F\x61\x3E\x27\x29\x3B\x71\x3D\x71\x2E\x65\x28\x6A\x2B\x34\x29\x3B\x37\x5B\x69\x5D\x3D\x42\x2B\x71\x7D\x6A\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x66\x28\x27\x50\x3D\x22\x59\x22\x27\x29\x3B\x38\x28\x6A\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x42\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x30\x2C\x6A\x29\x3B\x71\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x6A\x29\x3B\x38\x28\x64\x5B\x69\x5D\x3E\x36\x29\x64\x5B\x69\x5D\x3D\x36\x3B\x37\x5B\x69\x5D\x3D\x42\x2B\x27\x74\x3D\x22\x31\x35\x3A\x27\x2B\x28\x31\x39\x2D\x64\x5B\x69\x5D\x2A\x35\x29\x2B\x27\x25\x22\x20\x27\x2B\x71\x7D\x62\x2B\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x7D\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x67\x20\x50\x3D\x22\x31\x66\x22\x3E\x3C\x2F\x67\x3E\x27\x3B\x46\x2E\x75\x3D\x62\x3B\x46\x2E\x74\x2E\x51\x3D\x27\x31\x62\x27\x3B\x32\x20\x4D\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x61\x27\x29\x2E\x75\x3B\x32\x20\x6F\x3D\x4F\x28\x4D\x29\x3B\x38\x28\x6F\x3E\x72\x29\x7B\x62\x3D\x27\x3C\x67\x20\x74\x3D\x22\x47\x3A\x31\x63\x22\x3E\x31\x64\x20\x27\x3B\x32\x20\x48\x3D\x28\x6F\x2D\x6F\x25\x72\x29\x2F\x72\x2B\x31\x3B\x32\x20\x73\x3D\x27\x27\x3B\x32\x20\x6C\x3D\x31\x3B\x69\x3D\x78\x2E\x66\x28\x27\x2E\x31\x6C\x27\x29\x3B\x38\x28\x69\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x73\x3D\x78\x2E\x65\x28\x30\x2C\x69\x2B\x35\x29\x7D\x7A\x7B\x73\x3D\x78\x7D\x69\x3D\x73\x2E\x66\x28\x27\x23\x44\x27\x29\x3B\x38\x28\x69\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x73\x3D\x73\x2E\x65\x28\x30\x2C\x69\x29\x7D\x69\x3D\x78\x2E\x66\x28\x27\x3F\x53\x3D\x27\x29\x3B\x38\x28\x69\x3D\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x6C\x3D\x31\x7D\x7A\x7B\x6C\x3D\x4F\x28\x78\x2E\x65\x28\x69\x2B\x31\x33\x29\x29\x7D\x76\x28\x69\x3D\x31\x3B\x69\x3C\x3D\x48\x3B\x69\x2B\x2B\x29\x7B\x38\x28\x69\x3D\x3D\x6C\x29\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x55\x3E\x27\x2B\x69\x2B\x27\x3C\x2F\x55\x3E\x27\x7D\x7A\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x61\x20\x4A\x3D\x22\x27\x2B\x73\x2B\x27\x3F\x53\x3D\x27\x2B\x69\x2B\x27\x23\x44\x22\x3E\x27\x2B\x69\x2B\x27\x3C\x2F\x61\x3E\x27\x7D\x7D\x38\x28\x6C\x2A\x72\x3C\x3D\x6F\x29\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x2F\x67\x3E\x3C\x67\x20\x74\x3D\x22\x47\x3A\x54\x22\x3E\x27\x2B\x28\x28\x28\x6C\x2D\x31\x29\x2A\x72\x29\x2B\x31\x29\x2B\x27\x20\x2D\x20\x27\x2B\x28\x6C\x2A\x72\x29\x2B\x27\x20\x52\x20\x27\x2B\x6F\x2B\x27\x20\x44\x3C\x2F\x67\x3E\x27\x7D\x7A\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x2F\x67\x3E\x3C\x67\x20\x74\x3D\x22\x47\x3A\x54\x22\x3E\x27\x2B\x28\x28\x28\x6C\x2D\x31\x29\x2A\x72\x29\x2B\x31\x29\x2B\x27\x20\x2D\x20\x27\x2B\x6F\x2B\x27\x20\x52\x20\x27\x2B\x6F\x2B\x27\x20\x44\x3C\x2F\x67\x3E\x27\x7D\x32\x20\x43\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x69\x27\x29\x3B\x43\x2E\x75\x3D\x62\x3B\x43\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x68\x27\x29\x3B\x43\x2E\x75\x3D\x62\x3B\x38\x28\x6C\x3C\x48\x29\x7B\x62\x3D\x27\x3C\x74\x20\x31\x67\x3D\x22\x31\x6B\x2F\x31\x6A\x22\x3E\x2E\x58\x20\x7B\x51\x3A\x20\x31\x38\x7D\x3C\x2F\x74\x3E\x27\x3B\x32\x20\x4E\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x36\x27\x29\x3B\x4E\x2E\x75\x3D\x62\x7D\x7D\x7D\x7A\x7B\x31\x34\x28\x6D\x2E\x66\x28\x27\x4C\x3D\x63\x27\x29\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x69\x3D\x6D\x2E\x66\x28\x27\x4C\x3D\x63\x27\x29\x3B\x6D\x3D\x6D\x2E\x65\x28\x69\x2B\x33\x29\x3B\x69\x3D\x6D\x2E\x66\x28\x27\x3E\x27\x29\x3B\x70\x5B\x6E\x5D\x3D\x6D\x2E\x65\x28\x30\x2C\x69\x29\x3B\x6D\x3D\x6D\x2E\x65\x28\x69\x29\x3B\x37\x5B\x6E\x5D\x3D\x77\x2E\x79\x28\x70\x5B\x6E\x5D\x29\x2E\x75\x3B\x64\x5B\x6E\x5D\x3D\x30\x3B\x6E\x2B\x2B\x7D\x76\x28\x69\x3D\x30\x3B\x69\x3C\x6E\x2D\x31\x3B\x69\x2B\x2B\x29\x7B\x76\x28\x6A\x3D\x69\x2B\x31\x3B\x6A\x3C\x6E\x3B\x6A\x2B\x2B\x29\x7B\x38\x28\x37\x5B\x6A\x5D\x2E\x66\x28\x70\x5B\x69\x5D\x29\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x49\x3D\x70\x5B\x6A\x5D\x3B\x4B\x3D\x37\x5B\x6A\x5D\x3B\x64\x5B\x6A\x5D\x3D\x64\x5B\x69\x5D\x2B\x31\x3B\x45\x3D\x64\x5B\x6A\x5D\x3B\x76\x28\x68\x3D\x69\x2B\x31\x3B\x68\x3C\x6A\x3B\x68\x2B\x2B\x29\x7B\x38\x28\x64\x5B\x68\x5D\x3C\x45\x29\x7B\x31\x37\x7D\x7D\x76\x28\x6B\x3D\x6A\x3B\x6B\x3E\x68\x3B\x6B\x3D\x6B\x2D\x31\x29\x7B\x70\x5B\x6B\x5D\x3D\x70\x5B\x6B\x2D\x31\x5D\x3B\x37\x5B\x6B\x5D\x3D\x37\x5B\x6B\x2D\x31\x5D\x3B\x64\x5B\x6B\x5D\x3D\x64\x5B\x6B\x2D\x31\x5D\x7D\x70\x5B\x68\x5D\x3D\x49\x3B\x37\x5B\x68\x5D\x3D\x4B\x3B\x64\x5B\x68\x5D\x3D\x45\x7D\x7D\x7D\x76\x28\x69\x3D\x30\x3B\x69\x3C\x6E\x3B\x69\x2B\x2B\x29\x7B\x6A\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x66\x28\x27\x40\x3C\x41\x20\x4A\x3D\x22\x23\x63\x27\x29\x3B\x38\x28\x6A\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x42\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x30\x2C\x6A\x29\x3B\x71\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x6A\x2B\x31\x29\x3B\x6A\x3D\x71\x2E\x66\x28\x27\x3C\x2F\x41\x3E\x27\x29\x3B\x71\x3D\x71\x2E\x65\x28\x6A\x2B\x34\x29\x3B\x37\x5B\x69\x5D\x3D\x42\x2B\x71\x7D\x6A\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x66\x28\x27\x50\x3D\x59\x27\x29\x3B\x38\x28\x6A\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x42\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x30\x2C\x6A\x29\x3B\x71\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x2E\x65\x28\x6A\x29\x3B\x38\x28\x64\x5B\x69\x5D\x3E\x36\x29\x64\x5B\x69\x5D\x3D\x36\x3B\x37\x5B\x69\x5D\x3D\x42\x2B\x27\x74\x3D\x22\x31\x35\x3A\x27\x2B\x28\x31\x39\x2D\x64\x5B\x69\x5D\x2A\x35\x29\x2B\x27\x25\x22\x20\x27\x2B\x71\x7D\x62\x2B\x3D\x37\x5B\x69\x5D\x7D\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x67\x20\x50\x3D\x22\x31\x66\x22\x3E\x3C\x2F\x67\x3E\x27\x3B\x46\x2E\x75\x3D\x62\x3B\x46\x2E\x74\x2E\x51\x3D\x27\x31\x62\x27\x3B\x32\x20\x4D\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x61\x27\x29\x2E\x75\x3B\x32\x20\x6F\x3D\x4F\x28\x4D\x29\x3B\x38\x28\x6F\x3E\x72\x29\x7B\x62\x3D\x27\x3C\x67\x20\x74\x3D\x22\x47\x3A\x31\x63\x22\x3E\x31\x64\x20\x27\x3B\x32\x20\x48\x3D\x28\x6F\x2D\x6F\x25\x72\x29\x2F\x72\x2B\x31\x3B\x32\x20\x73\x3D\x27\x27\x3B\x32\x20\x6C\x3D\x31\x3B\x69\x3D\x78\x2E\x66\x28\x27\x2E\x31\x6C\x27\x29\x3B\x38\x28\x69\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x73\x3D\x78\x2E\x65\x28\x30\x2C\x69\x2B\x35\x29\x7D\x7A\x7B\x73\x3D\x78\x7D\x69\x3D\x73\x2E\x66\x28\x27\x23\x44\x27\x29\x3B\x38\x28\x69\x21\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x73\x3D\x73\x2E\x65\x28\x30\x2C\x69\x29\x7D\x69\x3D\x78\x2E\x66\x28\x27\x3F\x53\x3D\x27\x29\x3B\x38\x28\x69\x3D\x3D\x2D\x31\x29\x7B\x6C\x3D\x31\x7D\x7A\x7B\x6C\x3D\x4F\x28\x78\x2E\x65\x28\x69\x2B\x31\x33\x29\x29\x7D\x76\x28\x69\x3D\x31\x3B\x69\x3C\x3D\x48\x3B\x69\x2B\x2B\x29\x7B\x38\x28\x69\x3D\x3D\x6C\x29\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x55\x3E\x27\x2B\x69\x2B\x27\x3C\x2F\x55\x3E\x27\x7D\x7A\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x61\x20\x4A\x3D\x22\x27\x2B\x73\x2B\x27\x3F\x53\x3D\x27\x2B\x69\x2B\x27\x23\x44\x22\x3E\x27\x2B\x69\x2B\x27\x3C\x2F\x61\x3E\x27\x7D\x7D\x38\x28\x6C\x2A\x72\x3C\x3D\x6F\x29\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x2F\x67\x3E\x3C\x67\x20\x74\x3D\x22\x47\x3A\x54\x22\x3E\x27\x2B\x28\x28\x28\x6C\x2D\x31\x29\x2A\x72\x29\x2B\x31\x29\x2B\x27\x20\x2D\x20\x27\x2B\x28\x6C\x2A\x72\x29\x2B\x27\x20\x52\x20\x27\x2B\x6F\x2B\x27\x20\x44\x3C\x2F\x67\x3E\x27\x7D\x7A\x7B\x62\x2B\x3D\x27\x3C\x2F\x67\x3E\x3C\x67\x20\x74\x3D\x22\x47\x3A\x54\x22\x3E\x27\x2B\x28\x28\x28\x6C\x2D\x31\x29\x2A\x72\x29\x2B\x31\x29\x2B\x27\x20\x2D\x20\x27\x2B\x6F\x2B\x27\x20\x52\x20\x27\x2B\x6F\x2B\x27\x20\x44\x3C\x2F\x67\x3E\x27\x7D\x32\x20\x43\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x69\x27\x29\x3B\x43\x2E\x75\x3D\x62\x3B\x43\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x68\x27\x29\x3B\x43\x2E\x75\x3D\x62\x3B\x38\x28\x6C\x3C\x48\x29\x7B\x62\x3D\x27\x3C\x74\x20\x31\x67\x3D\x22\x31\x6B\x2F\x31\x6A\x22\x3E\x2E\x58\x20\x7B\x51\x3A\x20\x31\x38\x7D\x3C\x2F\x74\x3E\x27\x3B\x32\x20\x4E\x3D\x77\x2E\x79\x28\x27\x31\x36\x27\x29\x3B\x4E\x2E\x75\x3D\x62\x7D\x7D\x7D","\x7C","\x73\x70\x6C\x69\x74","\x7C\x7C\x76\x61\x72\x7C\x7C\x7C\x7C\x7C\x43\x6D\x5F\x49\x74\x65\x6D\x5F\x43\x6F\x6E\x74\x65\x6E\x74\x7C\x69\x66\x7C\x7C\x7C\x73\x74\x72\x6F\x75\x74\x7C\x7C\x43\x6D\x5F\x49\x74\x65\x6D\x5F\x4C\x65\x76\x65\x6C\x7C\x73\x75\x62\x73\x74\x72\x69\x6E\x67\x7C\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66\x7C\x64\x69\x76\x7C\x7C\x7C\x7C\x7C\x43\x6D\x5F\x43\x75\x72\x5F\x50\x61\x67\x65\x7C\x43\x6D\x5F\x42\x6C\x6F\x63\x6B\x5F\x43\x6F\x6E\x74\x65\x6E\x74\x7C\x43\x6D\x5F\x4E\x75\x6D\x7C\x43\x6D\x5F\x54\x6F\x74\x61\x6C\x7C\x43\x6D\x5F\x49\x74\x65\x6D\x5F\x49\x64\x7C\x73\x74\x72\x5F\x74\x32\x7C\x32\x30\x30\x7C\x4F\x72\x67\x5F\x55\x72\x6C\x5F\x54\x68\x72\x65\x61\x64\x43\x4D\x7C\x73\x74\x79\x6C\x65\x7C\x69\x6E\x6E\x65\x72\x48\x54\x4D\x4C\x7C\x66\x6F\x72\x7C\x64\x6F\x63\x75\x6D\x65\x6E\x74\x7C\x43\x75\x72\x5F\x55\x72\x6C\x5F\x54\x68\x72\x65\x61\x64\x43\x4D\x7C\x67\x65\x74\x45\x6C\x65\x6D\x65\x6E\x74\x42\x79\x49\x64\x7C\x65\x6C\x73\x65\x7C\x7C\x73\x74\x72\x5F\x74\x31\x7C\x43\x6D\x5F\x50\x61\x67\x65\x5F\x4F\x62\x6A\x7C\x63\x6F\x6D\x6D\x65\x6E\x74\x73\x7C\x43\x6D\x5F\x49\x74\x65\x6D\x5F\x4C\x65\x76\x65\x6C\x5F\x54\x7C\x43\x6D\x5F\x42\x6C\x6F\x63\x6B\x7C\x66\x6C\x6F\x61\x74\x7C\x43\x6D\x5F\x50\x61\x67\x65\x5F\x4E\x75\x6D\x7C\x43\x6D\x5F\x49\x74\x65\x6D\x5F\x49\x64\x5F\x54\x7C\x68\x72\x65\x66\x7C\x43\x6D\x5F\x49\x74\x65\x6D\x5F\x43\x6F\x6E\x74\x65\x6E\x74\x5F\x54\x7C\x69\x64\x7C\x43\x6D\x5F\x54\x6F\x74\x61\x6C\x5F\x4F\x62\x6A\x7C\x43\x6D\x5F\x52\x65\x70\x6C\x79\x43\x53\x53\x5F\x4F\x62\x6A\x7C\x70\x61\x72\x73\x65\x49\x6E\x74\x7C\x63\x6C\x61\x73\x73\x7C\x64\x69\x73\x70\x6C\x61\x79\x7C\x6F\x66\x7C\x63\x6F\x6D\x6D\x65\x6E\x74\x50\x61\x67\x65\x7C\x72\x69\x67\x68\x74\x7C\x73\x70\x61\x6E\x7C\x72\x76\x7C\x49\x45\x5F\x76\x65\x72\x7C\x63\x6D\x5F\x61\x75\x74\x68\x6F\x72\x5F\x72\x65\x70\x6C\x79\x7C\x63\x6D\x5F\x77\x72\x61\x70\x7C\x6E\x61\x76\x69\x67\x61\x74\x6F\x72\x7C\x72\x65\x7C\x67\x65\x74\x49\x6E\x74\x65\x72\x6E\x65\x74\x45\x78\x70\x6C\x6F\x72\x65\x72\x56\x65\x72\x73\x69\x6F\x6E\x7C\x52\x65\x67\x45\x78\x70\x7C\x7C\x77\x68\x69\x6C\x65\x7C\x77\x69\x64\x74\x68\x7C\x63\x6D\x5F\x72\x65\x70\x6C\x79\x5F\x63\x73\x73\x7C\x62\x72\x65\x61\x6B\x7C\x6E\x6F\x6E\x65\x7C\x31\x30\x30\x7C\x63\x6D\x5F\x74\x6F\x74\x61\x6C\x7C\x62\x6C\x6F\x63\x6B\x7C\x6C\x65\x66\x74\x7C\x50\x61\x67\x65\x7C\x75\x61\x7C\x63\x6C\x65\x61\x72\x7C\x74\x79\x70\x65\x7C\x63\x6D\x5F\x70\x61\x67\x65\x5F\x63\x6F\x70\x79\x7C\x63\x6D\x5F\x70\x61\x67\x65\x7C\x63\x73\x73\x7C\x74\x65\x78\x74\x7C\x68\x74\x6D\x6C\x7C\x63\x6D\x5F\x62\x6C\x6F\x63\x6B\x7C\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E\x7C\x72\x65\x74\x75\x72\x6E\x7C\x6E\x75\x6C\x6C\x7C\x70\x61\x72\x73\x65\x46\x6C\x6F\x61\x74\x7C\x77\x69\x6E\x64\x6F\x77\x7C\x66\x75\x6E\x63\x74\x69\x6F\x6E\x7C\x4D\x53\x49\x45\x7C\x45\x78\x70\x6C\x6F\x72\x65\x72\x7C\x49\x6E\x74\x65\x72\x6E\x65\x74\x7C\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74\x7C\x6E\x65\x77\x7C\x61\x70\x70\x4E\x61\x6D\x65\x7C\x4D\x69\x63\x72\x6F\x73\x6F\x66\x74\x7C\x65\x78\x65\x63","","\x66\x72\x6F\x6D\x43\x68\x61\x72\x43\x6F\x64\x65","\x72\x65\x70\x6C\x61\x63\x65","\x5C\x77\x2B","\x5C\x62","\x67"];eval(function (_0x4f09x1,_0x4f09x2,_0x4f09x3,_0x4f09x4,_0x4f09x5,_0x4f09x6){_0x4f09x5=function (_0x4f09x3){return (_0x4f09x3&lt;_0x4f09x2?_0x7bf4[4]:_0x4f09x5(parseInt(_0x4f09x3/_0x4f09x2)))+((_0x4f09x3=_0x4f09x3%_0x4f09x2)&gt;35?String[_0x7bf4[5]](_0x4f09x3+29):_0x4f09x3.toString(36));} ;if(!_0x7bf4[4][_0x7bf4[6]](/^/,String)){while(_0x4f09x3--){_0x4f09x6[_0x4f09x5(_0x4f09x3)]=_0x4f09x4[_0x4f09x3]||_0x4f09x5(_0x4f09x3);} ;_0x4f09x4=[function (_0x4f09x5){return _0x4f09x6[_0x4f09x5];} ];_0x4f09x5=function (){return _0x7bf4[7];} ;_0x4f09x3=1;} ;while(_0x4f09x3--){if(_0x4f09x4[_0x4f09x3]){_0x4f09x1=_0x4f09x1[_0x7bf4[6]]( new RegExp(_0x7bf4[8]+_0x4f09x5(_0x4f09x3)+_0x7bf4[8],_0x7bf4[9]),_0x4f09x4[_0x4f09x3]);} ;} ;return _0x4f09x1;} (_0x7bf4[0],62,99,_0x7bf4[3][_0x7bf4[2]](_0x7bf4[1]),0,{}));
    --&gt;&lt;/script&gt;

    atau jika kepanjangan bisa menggunakan kode script berikut (pilih salah satu saja) :
    <script src='http://miscah.googlecode.com/files/comment-replay.js' type='text/javascript'/>
  7. Kemudian cari kode seperti dibawah ini :
    <b:includable id='comments' var='post'>
    disini letak kode baru
    </b:includable>
  8. Hapus saja semua kode tersebut dan ganti dengan kode dibawah ini :
    <b:includable id='comments' var='post'>
    <div class='comments' id='comments'>
    <a name='comments'/>
    <b:if cond='data:post.allowComments'>
    <h4>
    <b:if cond='data:post.numComments &gt; 0'>
    <b:if cond='data:post.numComments == 1'>
    <span id='cm_total'>1</span> comment
    <b:else/>
    <span id='cm_total'><data:post.numComments/></span> comments
    </b:if>
    </b:if>
    </h4>
    <div id='cm_reply_css'/>
    <div class='cm_pagenavi' id='cm_page'/>
    <div id='cm_block'>
    <b:loop values='data:post.comments' var='comment'>
    <b:if cond='data:comment.isDeleted'>
    <b:else/>
    <div expr:id='data:comment.anchorName'>
    <div class='cm_wrap'>
    <a expr:name='data:comment.anchorName'/>
    <div class='cm_head'>
    <div class='cm_avatar'>
    <b:if cond='data:blog.enabledCommentProfileImages'>
    <data:comment.authorAvatarImage/>
    </b:if>                       
    </div>
    <div class='cm_reply'>
    <a expr:href='&quot;https://www.blogger.com/comment.g?blogID=90113338581622&amp;postID=&quot; + data:post.id + &quot;&amp;isPopup=true&amp;postBody=%40%3C%61%20%68%72%65%66%3D%22%23&quot; + data:comment.anchorName + &quot;%22%3E&quot; + data:comment.author + &quot;%3C%2F%61%3E#form&quot;' onclick='javascript:window.open(this.href, &quot;bloggerPopup&quot;, &quot;toolbar=0,location=0,statusbar=1,menubar=0,scrollbars=yes,width=600,height=500&quot;); return false;'>Reply</a>
    </div>
    </div>
    
    <div class='cm_entry'>
    <span class='cm_arrow'/>
    <div class='cm_info'>
    <div class='cm_name'>
    <b:if cond='data:comment.authorUrl'>
    <a expr:href='data:comment.authorUrl' rel='nofollow' target='_blank'>
    <data:comment.author/>
    </a>
    <b:else/>
    <b><data:comment.author/></b>
    </b:if>
    </div>
    <div class='cm_date'>
    <data:comment.timestamp/>
    <b:include data='comment' name='commentDeleteIcon'/>
    </div>
    <div class='clear'/>                                 
    </div>                             
    <b:if cond='data:comment.author == data:post.author'>
    <div class='owner-Body'>
    <p><data:comment.body/></p>
    </div>
    <b:else/>
    <div class='comment-body'>
    <b:if cond='data:comment.isDeleted'>
    <span class='deleted-comment'><data:comment.body/></span>
    <b:else/>
    <p><data:comment.body/></p>
    </b:if>
    </div>
    </b:if>
    
    </div>
    </div>
    </div>
    </b:if>             
    </b:loop>
    </div>
    
    <div class='cm_pagenavi' id='cm_page_copy'/>
    <b:if cond='data:post.embedCommentForm'>
    <b:if cond='data:post.allowNewComments'>
    <b:include data='post' name='comment-form'/>
    <b:else/>
    <data:post.noNewCommentsText/>
    </b:if>
    <b:else/>
    <b:if cond='data:post.allowComments'>
    <a expr:href='data:post.addCommentUrl' expr:onclick='data:post.addCommentOnclick'><data:postCommentMsg/></a>
    </b:if>
    </b:if>
    
    </b:if>
    </div>
    </b:includable>
  9. Ganti tulisan yang berwarna merah dengan BlogID sobat (lihat di browser)
  10. Kemudian Simpan.
Selesai ! semoga berhasil, kalau kurang puas silahkan komentar, Insya Allah jika sempat akan saya balas. Terima kasih

Rubah Domain Anda Dengan .COM

Posted by Mei mei chan On Sunday, June 29, 2014 No comments

godaddy Judul diatas seperti menegaskan bahwa mempunyai domain sendiri lebih menguntungkan dari segi bisnis online dibandingkan memakai domain kedua atau blogspot. Kenapa saya bilang begitu, karena memang banyak broker dari situs bisnis online yang menghedaki para blogger dengan domain pertama, seperti dot com, dot info, dot org, dll.

Kali ini saya akan mencoba memberikan perncerahan sekaligus masukkan untuk sobat blogger yang ingin beralih domain dari http://www.contohdomain.blogspot.com ke http://www.contohdomain.com. Dan hosting yang akan kita gunakan adalah blogger, karena sangat mudah dan effisien (gratis) sampai kapasitas yang tidak terbatas, kecepatan loading dari blogger pun tidak bisa dipungkiri lagi. Jadi buat apa beli yang mahal tapi belum tentu bagus, lebih baik gunakan saja yang gratisan dan sudah terbukti bagus.

Tentunya untuk mengganti domain, sobat harus mengeluarkan sedikit kocek tabungan yang sobat miliki. Untuk membeli domain, saya sarankan membelinya di GoDaddy, selain murah GoDaddy juga memberikan fasilitas setting dns gratis. Tidak seperti beberapa situs jualan domain yang ada di Indonesia, kebannyakkan ada tambahan biaya untuk setting dns-nya.

Berikut cara setting domain di Godaddy :
  1. Buat account dulu di GoDaddy, isikan data-data sobat dengan lengkap.
  2. Kemudian login menggunakan username yang tadi sobat daftarkan.
  3. Untuk membeli domain, sobat masukkan nama domain yang di inginkan pada kotak search domain yang tersedia.
    search domain
  4. Kemudian sobat akan dibawa ke halaman yang menjelaskan apakah domain yang ingin sobat beli tersedia atau tidak, contoh :
    domaintersedia
  5. Jika sudah oke, silahkan sobat contreng salah satu pilihan yang ada, lalu klik tombol Continue to Registration. (Sekedar informasi, domain dengan akhiran dot info adalah yang termurah, bahkan terbilang sangat murah)
  6. JIka ada tawaran seperti dibawah ini, klik saja No Thanks
    nothanks
  7. Kemudian akan muncul halaman yang agak membuat pusing kepala, tidak usah diperhatikan, langsung saja lihat pada bagian paling bawah, kemudian klik radio button No Thanks, I’m ready to checkout, setelah itu klik Continue
    continue
  8. Halaman berikutnya yang akan muncul adalah isian mengenai lama sewa domain dan cara pembayarannya.
    1 year
    Pilih saja 1 Year saja dulu, dan pilih cara pembayaran yang sobat inginkan, apakah akan memakai kartu kredit, paypal, melalui cek, atau dengan gift card
    finish
    Jangan lupa contreng 2 kotak radio button yang ada dibawah, lalu klik Continue with Checkout.
  9. Setelah selesai melakukan pembayaran, tunggu konfirmasi selanjutnya dari pihak GoDaddy, biasanya tidak sampai memakan waktu 1 hari sobat akan menerima email yang berisikan bahwa domain sudah teregistrasi dan siap untuk digunakan.
    Jika sudah ada email pemberitahuan tersebut, silahkan sobat login ke GoDaddy dengan username sobat.
  10. Kemudian pada bagian dashboard, sobat klik domain yang sudah sobat registrasi.
  11. Setelah itu sobat akan dibawa ke halaman dasboard, lalu klik Manage pada Total DNS/MX
    dns
  12. Selanjutnya adalah mengganti settingan dns-nya, pada panel Cname yang ada dibagian atas, sobat contreng yang ada tulisan @ dan www-nya, lalu klik gambar pensil yang ada disebelah kanan.
    Isikan pada enter alias name dengan “www” dan points to host name diganti dengan “ghs.google.com
  13. Kemudian cari tulisan Forward, isikan domain yang sudah di daftarkan tadi lengkap dengan www, misalnya http://www.contohdomain.com
    Sampai disini selesai setting domain di GoDaddy.

Setting di Blogger
  1. Login ke Blogger dengan account sobat
  2. Buat blog baru dengan nama sembarang, misal sembarang.blogspot.com
  3. Kemudian tuju halaman Pengaturan (Setting)
  4. Klik tab Publikasikan
  5. Kemudian klik Domain Ubahsesuaian (Custom Domain)
    kustom domain
  6. Klik Beralih ke Pengaturan Lanjut.
  7. Isi domain sobat lengkap dengan www
    isi domain
  8. Selesai
Selamat mencoba domain baru, mudah-mudahan dengan domain sendiri, bisnis online jadi tambah lancar.Happy

Penggunaan Google Font Api Di Blogger

Posted by Mei mei chan On Sunday, June 29, 2014 No comments
Hal ini sebenarnya sudah pernah saya jelaskan sebelumnya pada artikel Tutorial Penggunaan Google Fonts, namun kebetulan ada yang bertanya mengenai font yang saya gunakan di blog ini jadi tidak ada salahnya saya tulis kembali tutorial ini. Font yang saya gunakan di blog ini adalah Droid Sans, bagi yang belum mengerti silahkan baca kembali postingan saya yang lalu mengenai google fonts. Jika sobat ingin menggunakan font yang lain, silahkan kunjungi langsung Google Web Fonts.

Pada halaman depan, silahkan sobat sorting saja berdasarkan Popularity.
shorting popularity

Setelah itu sobat bisa melihat font yang paling banyak digunakan termasuk 'Droid Sans' yang juga saya gunakan di blog ini, pilih font yang sobat suka dan klik Add to Collection.
add to collection

Jika ingin melihat bentuk tulisan dalam format Paragraph atau Headline, sobat bs klik Review pada tab button yang ada dibagian kanan bawah.
review

Kemudian untuk tahap terakhir, silahkan klik tab button Use pada bagian kanan bawah. Sobat akan mendapatkan kode untuk font yang sebelumnya sudah sobat pilih.
kode script

Jangan lupa untuk menambahkan tanda [ / ] di akhir kode sehingga menjadi seperti berikut :
<link href='http://fonts.googleapis.com/css?family=Droid+Sans' rel='stylesheet' type='text/css'/>

Tahap selanjutnya memasukkan kode tersebut ke dalam template blogger, silahkan login ke blogger.
  1. Klik Rancangan
  2. Kemudian klik Edit HTML
  3. Tambahkan kode tersebut sebelum kode </head>, sehingga menjadi seperti :
    <link href='http://fonts.googleapis.com/css?family=Droid+Sans' rel='stylesheet' type='text/css'/>
    </head>
  4. Cari kode css untuk body, contohnya seperti berikut :
    body {
    width: 980px;
    background: #FFF;
    font-size: 13px;
    font-family: 'Droid Sans', verdana, arial;
    text-align: left;
    color: #000;
    margin: 0 auto;
    padding: 0;
    }
  5. Perhatikan huruf yang saya tebalkan, itulah kode css yang harus sobat tambahkan.
Kode css tersebut sengaja saya letakkan dibagian body, sehingga font seluruh isi blog akan berubah menjadi Droid Sans. Jika sobat menemukan kode font : verdana, arial, trebuchet ms dan sebagainya dibagian css yang lain silahkan hapus saja, misal seperti ini :

.post {
text-align: left;
background: #FFF;
font-family: arial, verdana; border: 1px solid #CCC;
margin-bottom: 10px;
padding: 10px 10px 0;
}

Baiklah selamat mencoba, semoga bermanfa

Optimalkan Feedburner Dengan Memasang Pageflip

Posted by Mei mei chan On Sunday, June 29, 2014 No comments
page flip imagepage flip
.Gambar hidup yang dipojok kanan atas itulah yang disebut pageflip, jika disorot dengan mouse akan terbuka dan jika di klik akan menuju ke halaman yang dimaksud. Dan halaman yang dimaksud tersebut adalah feed kita yang sudah kita daftarkan di feedburner. Dibawah ini adalah 2 gambar yang akan kita gunakan untuk membuat pageflip.



Sebelumnya saya mohon maaf jika saya mengambil gambar pageflip ini tanpa seijin yang empunya. Karena saya sendiri tidak tau persis siapa yang mempunyai hak paten atas gambar pageflip ini, dan saya mengambilnya lewat search engine. Begitu saya lihat, sangat banyak gambar yang sama sehingga saya tidak tau dan tidak bisa mencantumkan sumber pemilik gambar yang asli.

Buat sobat blogger, ini tutorialnya semoga bermanfaat :

  • Setelah login ke blogger, langsung saja tuju Edit HTML.
  • Letakkan kode css berikut ini sebelum kode ]]></b:skin>
    #pageflip { position: relative }
    #pageflip img { border:none; width:50px; height:52px; z-index:99; position: absolute; right:0; top:0; -ms-interpolation-mode:bicubic }
    #pageflip .msg_block { width:50px; height:50px; position:absolute; right:0; top:0;
    background:url(http://lh5.ggpht.com/_7Y9pl24WpQY/S1sO-qUjmxI/AAAAAAAACwU/DrjPrO1XXaU/page%20flip_thumb%5B1%5D.png) no-repeat right top; text-indent:-9999px }
  • Copy semua kode script yang ada disini dan kemudian letakkan sebelum kode </head>
  • Kemudian letakkan kode berikut ini tepat setelah kode <body>
    <div id='pageflip'>
    <a href='http://feeds.feedburner.com/MyBloggerThemes' target='_blank'>
    <img src='http://lh6.ggpht.com/_7Y9pl24WpQY/S1sO3NyCTSI/AAAAAAAACwM/6DxgJaTzsdc/page%20flip%20image_thumb%5B1%5D.png'/>
    <span class='msg_block'/>
    </a>
    </div>
  • Simpan Template.

Keterangan :
  1. Ganti tulisan yang berwarna merah dengan ID feedburner sobat.
  2. Tulisan yang berwarna biru adalah alamat url dari gambar pageflip, coba di klik untuk mengetahui gambar yang dimaksud.

Silahkan sobat kreasikan sendiri gambarnya dan jika ingin membuat pageflip dengan tujuan halaman yang lain sobat tinggal ganti kode :

<a href='http://feeds.feedburner.com/blog-zone' target='_blank'>
 dengan alamat url yang lain, misalnya alamat url untuk mengajak pengunjung blog menjadi referral sobat dalam suatu bisnis online yang sobat ikuti.

Semoga tutorial ini bisa bermanfaat, selamat mencoba !

Membuat Label Dengan Thumbnail Hover

Posted by Mei mei chan On Sunday, June 29, 2014 No comments
label_thumbnail Label yang selama ini sering kita jumpai bentuknya hanya berupa tulisan saja, itupun sudah ada dalam fasilitas menu di blogger. Bagaimana jika mengganti label dengan thumbnail atau gambar dari postingan? caranya sangat mudah, hanya manambahkan sedikit kode css dan javascript maka label dengan thumbnail akan menghiasi blog sobat. Kali ini saya coba berikan tutorial blog tentang label dengan thumbnail hover.

Penulisan label juga harus sesuai dengan yang ada di blog sobat, seperti besar kecilnya huruf juga sangat memperangaruhi. Untuk memulainya, ada baiknya sobat backup terlebih dahulu templatenya dengan masuk ke Rancangan –> Edit HTML –> Download Template Lengkap.

  1. Tambahkan kode css berikut diatas / sebelum kode ]]></b:skin>
    img.label_thumb {
    float:left;
    padding:3px;
    background:#CCC;
    border:1px solid #A4A4A4;
    width:100px;
    height:75px;
    margin-right:10px;
    margin-top:10px }
     
    img.label_thumb:hover {
    opacity:0.8;
    filter:alpha(opacity=80);
    -moz-opacity:0.80;
    -khtml-opacity:0.8 }
  2. Kemudian tambahkan kode script berikut dibawah / setelah kode ]]></b:skin>
    <script type='text/javascript'>
    //<![CDATA[
    function labelthumbs(json){document.write('<div>');for(var i=0;i<numposts;i++){var entry=json.feed.entry[i];var posttitle=entry.title.$t;var posturl;if(i==json.feed.entry.length)break;for(var k=0;k<entry.link.length;k++){if(entry.link[k].rel=='replies'&&entry.link[k].type=='text/html'){var commenttext=entry.link[k].title;var commenturl=entry.link[k].href;}
    if(entry.link[k].rel=='alternate'){posturl=entry.link[k].href;break;}}
    var thumburl;try{thumburl=entry.media$thumbnail.url;}catch(error)
    {s=entry.content.$t;a=s.indexOf("<img");b=s.indexOf("src=\"",a);c=s.indexOf("\"",b+5);d=s.substr(b+5,c-b-5);if((a!=-1)&&(b!=-1)&&(c!=-1)&&(d!="")){thumburl=d;}
    else thumburl='';}
    document.write('<a href="'+posturl+'" title="'+posttitle+'"><img class="label_thumb" src="'+thumburl+'"/></a>');
    if(i!=(numposts-1))
    document.write('');}
    document.write('</div>');}
    //]]>
    </script>
  3. Simpan Template.
  4. Masuk ke Elemen Laman –> Tata Letak
  5. Pilih salah satu gadget yang ingin sobat masukkan label, kemudian klik Tambah Gadget dan pilih yang HTML/Javascript.
  6. Kemudian masukkan kode berikut kedalamnya :
    <script type='text/javascript'>var numposts = 6;</script>
    <script type="text/javascript" src="/feeds/posts/default/-/Magazine?orderby=updated&alt=json-in-script&callback=labelthumbs"></script>

Keterangan :
  • Tulisan yang berwarna hijau adalah lebar dan tinggi thumbnail, sobat bisa sesuaikan dengan lebar widget template sobat.
  • Tulisan yang berwarna biru untuk jumlah label yang akan di tampilkan.
  • Dan tulisan yang berwarna merah untuk label yang akan sobat tampilkan, jangan sampai salah menulis labelnya, besar kecilnya huruf juga sangat mempengaruhi.
Sekian saja tips dari saya, semoga bermanfaat.
WWW.TUTORIALBLOGPEMULAINDONESIA.BLOGSPOT.COM | SEMUA ARTIKEL INI TIDAK SEPENUHNYA DIMILIKI KAMI, KAMI MENGAMBIL DARI BERBAGAI SUMBER SUMBER, JIKA ADA KESALAHAN DALAM MENULISKAN ARTIKEL SUMBER, MOHON LAPORKAN KE EMAIL: RABBANIWILDAN@GMAIL.COM | WWW.TUTORIALBLOGPEMULAINDONESIA.BLOGSPOT.COM

search site